2/03/2011

Teknik Menulis Tajuk Rencana

Semula aku sendiri masih bingung apa itu tajuk rencana. Sekedar pernah melihatnya di koran atau majalah. Tapi setelah tugas membuat mading yang mengharuskan aku terlibat dengan tajuk. Aku menjadi ingin mengenal lebih dalam tajuk itu. Yah, aku awam sekali. Jadi ketika itu bisa dibilang tajukku salah.
Nah, kali ini aku mencoba lagi. Beberapa teknik aku baca dan aku mendapat sesuatu yang menarik. Berikut teknik-tekniknya.

Teknik Menulis Tajuk Rencana

A. Arti dan Fungsi Tajuk Rencana

1. Menjelaskan berita
2. Menjelaskan latar belakang
3. Meramalkan masa depan
4. Menyampaikan pertimbangan moral

B. Jenis-Jenis Tajuk Rencana

1. Tajuk rencana yang memberikan informasi semata
2. Tajuk rencana yang bersifat menjelaskan
3. Tajuk rencana yang bersifat memberikan argumentasi
4. Tajuk rencana yang menjuruskan timbulnya aksi
5. Tajuk rencana yang bersifat jihad
6. Tajuk rencana yang bersifat membujuk
7. Tajuk rencana yang bersifat memuji
8. Tajuk rencana yang bersifat menghibur

D. Fungsi dan tugas Tim Editorial

1. Menyelenggarakan rapat khusus tim editorial setiap hari
2. Mencari dan menyeleksi ide serta menetapkan tajuk rencana untuk edisi penerbitan besok
3. Mendiskusikan dan memberikan pembobotan terhadap topik liputan terpilih
4. Menetapkan kesimpulan tentang pendapat dan sikap yang harus disampaikankepada masyarakat luas
5. Menunjuk penulis tajuk rencana yang diambil dari tim editorial untuk topik yang sudah didiskusikan
6. Menuangkannya dalam opini tajuk rencana secara ringkas, jelas, lugas
7. Melakukan revisi atau menundanya apabila perkembangan situasi atau pertimbangan pemimpin redaksi, naskah tajuk rencana tersebut tidak memungkinkan untuk diturunkan pada edisi penerbitan hari ini.
8. melakukan evaluasi dan proyeksi keesokan harinya setelah mengamati dan mempelajari dengan seksama berbagai peristiwa yang terjadi dalam 24 jam terakhir

E. Tahapan Menulis Tajuk Rencana

1. Pencarian ide dalam topik
2. Seleksi dan penetapan topik
3. Pembobotan substansi materi dan penetapan tesis dari keseluruhan uraian tajuk rencana
4. Pelaksanaan penulisan

F. Kriteria Topik Tajuk Rencana

1. Topik merujuk pada berita yang aktual atau kontroversial
2. Topik sesuai dengan filosofi, visi, misi, dan kebijakan umum media penerbitan pers
3. Topik sejalan dengan kualifikasi dan fokus wilayah sirkulasi media penerbitan
4. Topik berpijak pada kaidah dan nilai standar jurnalistik seperti aktualitas, objektivitas, keluarbiasaan, dan prinsip peliputan berimbang.
5. Topik tidak bertentangan dengan aspek ideologis, yuridis, sosiologis, dan etis yang terdapat dalam masyarakat atau bangsa.
6. Topik senantiasa berorientasi pada nilai-nilai luhur kemanusiaan.

G. Tesis Tajuk rencana

Tesis adalah pendapat utama dari seluruh uraian tajuk rencana. Tesis disebut juga kesimpulan. Tesis tajuk rencana disampaikan melalui dua cara, terbuka dan tertutup. Terbuka apabila tesis dirumuskan dalam rangkaian kalimat ringkas, lugas, dan tegas secara tersurat. Tesis tersurat bersifat tembak langsusng, tidak memberi kesempatan pada pembaca untuk melakukan interpretasi. Tesis tertutup apabila kesimpulan yang hendak ditawarkan kepada khalayak pembaca tidak dirumuskan dalam kalimat yang ringkas, lugas, dan tegas. Pesan disampaikan secara tersirat, samar-samar

H. Judul Tajuk Rencana

Syarat judul tajuk rencana secara umum sama dengan judul artikel opini, yaitu harus provokatif, singkat, padat, relevan, fungsional, informal, representative, dan merujuk pada bahasa baku.

I. Anatomi Tajuk Rencana

Anatomi atau rangka utama tajuk rencana terdiri atas pembuka, pengembang, dan penutup. Tugas pengembang adalah membuat bahasan tajuk rencana menjadi lebih terfokus. Bahasan tajuk rencana dapat dikembangkan antara lain dengan menggunakan teknik penjelasan, kutipan, contoh, dan statistik.

J. Teori ANSVA dan Teori SEES

Menyusun tajuk rencana yang baik dapat dilakukan dengan cara merujuk pada teori ANSVA dari Alan H Monroe. Menurut Monroe dalamdalam Raymond S. Ross, dalam Persuasion: Communication and Interpersonal Relation (1974:185), terdapat lima tahap urutan motif yang sesuai dengan cara berpikir manusia dalam formula ANSVA: perhatian (attention), kebutuhan (needs), pemuasan (satisfaction), visualisasi (visualization), dan tindakan (action).

Menurut teori SEES ada empat tahap untuk mempengaruhi khalayak pembaca yang sedang sibuk, dalam situasi bergegas. Pertama, lontarkan pernyataan singkat yang dapat menggugah perhatian khalayak pembaca (statement). Kedua, beri penjelasan yang relevan terhadap pernyataan singkat tersebut (explanation). Ketiga, yakinjkan penjelasan dengan memberikan contoh-contoh (example). Keempat, ikat hati dan pikiran pembaca dengan kesimpulan yang tegas dan ringkas (summary).

Sumber:http://catatancalonwartawan.wordpress.com/

9 comments:

Think to Money mengatakan...

Mba, Mau tukeran link? LInk mba udah saya pasang di http://www.thinktomoney.com/link/. LInk saya http://www.thinktomoney.com/ dengan Text: Think to Money. Ditunggu Kabarnya ya mba. Terima Kasih.

Anonim mengatakan...

minta contohnyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa :)) makasih ;P

Isti Sofiyah mengatakan...

coba aja di buka..
http://klikpolitik.blogspot.com/2008/02/tajuk-rencana_25.html

Mira Yuki mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Mira Yuki mengatakan...

saya ngga bisa ngerti kalau cuma teorinya aja,, jadi saya minta contohnya,, bisa ngga? saya tunggu postingan terbarunya yaaaaaaaa.. trims...... :)

Isti Sofiyah mengatakan...

contoh tajuk rencana banyak sekali terutama di koran-koran ato majalah. Misalnya di harian kompas. Pasti ada.
www.kompas.com/news/read/2011/12/05/03122616/TAJUK.RENCANA..
http://
cetak.kompas.com/ read/
xml/2010/04 /30/04480235/
tajuk.rencana
atau
http://
klikpolitik.blogspot .com
/2008/ 02/tajuk-
rencana_25. html

semoga membantu.. :)

Anonim mengatakan...

Mbaa boleh gak saya mintaa contoh soal nya + jwaban tajuk, bukan PG tapi esayy.. Makasihh ya mbaa

EXPO CPNS BUMN mengatakan...

Makasih bgt bro info nya, sangat bermanfaat buat anak saya. hehe
Jangan Lupa mampir ke blog EXPO Lowongan Kerja Terbaru ane ya Lowongan Kerja BUMN Terbaru

Anonim mengatakan...

Thanks infonya

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger